• Fenkie

CARA MEMILIH POMPA UNTUK HIDROPONIK

Untuk anda yang menggunakan sistem hidroponik yang membutuhkan pompa Secara umum terdapat 2 macam pompa yang dapat dipakai untuk hidroponik.


1. Pompa Inline

Jenis pompa ini diletakkan di luar air dan biasanya dipakai untuk pompa filter kolam renang. Ukuran pompa ini biasanya besar dan dinyatakan dalam satuan Horse Power (HP) namun anda juga bisa menemukan besar arusnya di mesin atau bungkusnya, biasanya dalam satuan Liter per Menit (L/m). Pompa ini biasa dipakai untuk hidroponik skala yang besar karena besar arusnya yang bisa ribuan liter per menit.


Submersible Pump

2. Pompa submersible

Ini adalah jenis pompa yang sering digunakan untuk hidroponik skala rumah tangga, karena praktis untuk digunakan. Jenis pompa ini diletakkan di dalam air, biasanya di dalam tangki penampungan, dan biasa dipakai di kolam atau aquarium. Jenis pompa ini yang lebih banyak tersedia di pasaran dan biasanya harganya lebih terjangkau daripada pompa inline. Besar arus pompa ini biasa dinyatakan dalam Liter per Jam (L/H) yang menyatakan banyaknya air yang dialirkan dalam setiap jamnya. Jenis pompa ini biasa dipakai untuk hidroponik skala hobi/rumahan. Pompa jenis ini juga memiliki informasi untuk tinggi maksimal air yang dapat dipompa, biasanya ditulis dalam bentuk Max. H dan dalam satuan meter.


Biasanya jenis pompa yang dipakai adalah lebih besar dari kebutuhan kebun anda, karena kalau lebih besar kelebihan airnya dapat dibuang kembali ke dalam tangki penampungan, tapi kalau lebih kecil maka akan kesulitan memompa ke tanaman atau gagal sama sekali yang artinya anda harus keluar uang lagi untuk membeli pompa baru yang lebih besar.


Sebagai patokan untuk aturan tinggi pompa, usahakan menggunakan pompa dengan kekuatan tinggi minimal 30% lebih besar dari tinggi asli di lapangan. Misal tinggi tanaman dari lokasi tangki penampungan adalah 1.5 meter, maka anda dapat menggunakan pompa kekuatan 2 meter. Ini dikarenakan setiap pompa kekuatannya akan menurun seiring dengan dipakainya pompa tersebut, dan merk pompa menentukan umur dari pompa tersebut juga.


Sedangkan untuk patokan perputaran arus air adalah minimal 1x volume air perjam terdistribusikan secara merata. Jadi apabila total air yang terdapat di dalam pipa dan tangki sump adalah 500L maka minimal pompa yang digunakan adalah 750L/jam (jangan lupa kemampuan pompa akan menurun skitar 30% seiring waktu).


Subscribe website kami untuk mendapatkan informasi terbaru tentang hidroponik secara praktis

Jalan Sedap Malam gg. Gardenia no.15

Denpasar, Bali

Logo earthponic small.png
  • Facebook
  • Instagram

earthponic

education . creation

©Copyright Earthponic 2020 All Rights Reserved.